Sabtu, 06 Februari 2016

Karakter "Monster" 3D dengan Blender


Tugas Softskill Kelompok:
1.       Ilham Amirullah
2.       Alan Adi Prastyo
3.       Fasti Listia Ningrum
4.       Abdu Azis R
5.       Ryan Tomi

Tugas kali ini adalah membuat sebuah karakter 3D dengan menggunakan aplikasi modelling 3. Pada kasus ini kami menggunakan aplikasi Blender.
kami akan membuat sebuah karakter cartoon animasi yang sudah cukup terkenal yaitu “Monster” dengan menggunakan blender.

-          Langsug saja pertama adalah buka aplikasi blender, maka akan tampil jendela utama blender,dengan sebuah kubus seperti berikut:


-          Selanjutnya, kami akan menggunakaan sebuah kubus untuk membuat karakter ini, subdivide sebuah kubus dengan menekan W pada keyboard lalu pilih subdivide, lakukan 2x, sehingga tampil seperti berikut:

 -          Untuk menjadikan sebuah kubus menjadi tampak lingkaran, tekan W dan pilih smoot



 -          Tambahkan juga modifier subdivide surfice agar tampilan menjadi halus, atur view menjadi 2:



 -          Untuk menjadikannya tampil lebih bulat, atur sedemikian rupa dengan menggunakan teknik subdivide dan scale, dan akan tampil seperti berikut:


 -          Setelah terlihat bulat sekarang kami akan membuat karakter ini menggunakan modifier mirror agar mudah dalam mengerjakannya, pertama hapus sebagian dari verticle yang sudah dibuat tadi




 -          Selnjutnya pada sisi kanan jendela blender pilih modifier dan pilih mirror, seperti berikut:


 -          Selanjutnya untuk membuat tangan monster kami menggunakan teknik extrude, scale, dan subdivide:



-          Selanjutnya untuk membuat matanya, sama seperti membuat tangan menggunakan teknik extrude, dan kemudian tambahkan objek uv sphire


-          Sekarang membuat mulutnya, sama seperti membuat mata denga extrude dan extrude kedalam, seperti berikut:


-          Selanjutnya membuat kakinya, sama dengan membuat tangan, seperti berikut:


-          Dan terakhir adalah membuat gigi dan tnduk, sama seperti yang lai dengan extrude, ditambah scale dan juga rotation, seperti berikut:


-          Sekarang memodifikasi matanya dengan smooth dan juga extrude:


 -          SELESAI!! Untuk menambah lebih menarik tambahkan material warna, seperti berikut:


-          Karakter ini bisa dibuat dengan animasi, dan bergerak dengan menambahkan bone tulang pada lengan dan sebagainya yang akan digerakkan, contoohnya saja seperti berikut:


-          Dengan pose mode jika ingin menggerakannya.
 Demikian tutorial yang telah kelompok saya jelaskan , mohon maaf jika ada kekurangan.
Terima kasih atas perhatiannya.
Wassalamualaikum…

http://ilhamamirullah7.blogspot.co.id

Minggu, 22 November 2015

Pengaruh Teknologi Terhadap Perkembangan Grafis Dan Permodelan Yang Ada Serta Pengaruh Grafis Terhadap Perubahan Teknologi


Perkembangan Desain Grafis Di Berbagai Media

            Kali ini saya akan menjelaskan perkembangan Design Grafis di berbagai media . Desain grafis pada awalnya diterapkan untuk media-media statis, seperti buku, majalah, dan brosur. Sebagai tambahan, sejalan dengan perkembangan zaman, desain grafis juga diterapkan dalam media elektronik, yang sering kali disebut sebagai desain interaktif atau desain multimedia. Batas dimensi pun telah berubah seiring perkembangan pemikiran tentang desain. Desain grafis bisa diterapkan menjadi sebuah desain lingkungan yang mencakup pengolahan ruang.


Pengaruh kebudayaan dan teknologi dalam membuat Desain Pemodelan Grafis

Desain Pemodelan Grafis merupakan suatu proses penciptaan suatu obyek baru dengan menggunakan software dan melalui beberapa tahapan yakni membuat, menyimpan dan memanipulasi model dan citra. Dalam pembuatan desain pemodelan grafis, Kebudayaan dan Teknologi pun sangat ber pengaruh. Budaya yang digunakan sebagai sumber pemikirnan utnuk mengembangkan suatu desain grafis. Banyak budaya kita yang menarik digunakan sebagai desain grafis, sebagai contohnya adalah kerajinan kain daerah, keramik dan masih banyak lainnya. Sedangkan Teknologi diperlukan karena semakin mudah bagi kita untuk menciptakan karya desain grafis dengan waktu yang cepat dan kita pun bisa menghasilakn banyak sedali desain grafis sehingga lebih mengefisienkan segalanya.
Ø  Kebudayaan 
Desainer menggunakan berbagai cara untuk menyampaikan artinya, dan sering kali memanfaatkan norma-norma budaya bersama, nilai-nilai, sejarah dan bahasa. Penggunaan simbol atau tokoh heroik dari masa lalu untuk mendukung atau mewakili sudut pandang atau kualitas tertentu. Selain itu, kebudayaan yang digunakan dalam desain pemodelan grafis secara tidak sengaja telah memberitahukan jati diri desainernya.
Ø  Teknologi
Desain grafis, seperti disiplin ilmu lainnya, terkait dengan teknologi di berbagai tingkatan. Teknologi mempengaruhi bagaimana desain yang diproduksi dan juga mempengaruhi perkembangan dalam gaya, seni dan masyarakat secara keseluruhan, yang pada gilirannya tercermin dalam bentuk desain. Teknologi juga menawarkan desainer berbagai media untuk proyek-proyek mereka.

Desain Pemodelan Grafis dari segi Interaksi Manusia dan Komputer

Interaksi manusia dan komputer (bahasa Inggris: human–computer interaction, HCI) adalah disiplin ilmu yang mempelajari hubungan antara manusia dan komputer yang meliputi perancangan, evaluasi, dan implementasi antarmuka pengguna komputer agar mudah digunakan oleh manusia. Ilmu ini berusaha menemukan cara yang paling efisien untuk merancang pesan elektronik. Sedangkan interaksi manusia dan komputer sendiri adalah serangkaian proses, dialog dan kegiatan yang dilakukan oleh manusia untuk berinteraksi dengan komputer yang keduanya saling memberikan masukan dan umpan balik melalui sebuah antarmuka untuk memperoleh hasil akhir yang diharapkan. Sistem harus sesuai dengan kebutuhan manusia dan dirancang berorientasi kepada manusia sebagai pemakai.

Tujuan utama disusunnya berbagai cara interaksi manusia & komputer :
untuk mempermudah manusia dalam mengoperasikan komputer dan mendapatkan berbagai umpan balik yang ia perlukan selama ia bekerja pada sebuah sistem komputer. Para perancang antarmuka manusia dan komputer berharap agar sistem komputer yang dirancangnya dapat bersifat akrab dan ramah dengan penggunanya (user friendly).Kita butuh Interaksi manusia komputer agar kita lebih cepat dalam menyelesaikan suatu pekerjaan. serta dapat membuat waktu pengerjaannya lebih cepat dan tidak membutuhkan banyak biaya dalam membuat suatu pekerjaan.



Referensi :